RSS

NEGARA ADIDAYA TIDAK BERDAYA HENTIKAN ISRAEL ?

02 Jun

Inilah teroris internasional yg dilindungi AS Mencermati berita2 dunia, khususnya berita mengenai tindakan brutal kaum Zionis Israel beserta serdadu2nya sepanjang sejarah hingga saat ini, barangkali akan membuat geram siapa saja; bangsa-bangsa di dunia. Kaum Zionis Yahudi bin Israel dengan kekuatan serdadunya yang secara illegal telah menginvansi wilayah Palestina pada tahun 1974, sampai saat ini selalu saja membuat ulah, menciptakan kekerasan dan berusaha membantai rakyat Palestina dari detik ke detik dengan berbagai dalih, sabotase, tipu muslihatnya. Uniknya, masyarakat dunia, negara adidaya –AS dan sekutu2nya cuek saja, tidak perduli dengan tindakan terorisme, perbuatan biadab, kisah dramatis dan traumatis yang diperbuat kaum Israeliyah bin Zionis Yahudi terhadap rakyat Palestina. Bila distatistikkan sudah berapa banyak angka kematian, cacat hidup, penderitaan fisik dan psikis –yang diderita rakyat Palestina; anak2, para remaja, kaum wanita, orang tua, dsb. tidak ada sikap tegas, pelucutan senjata, pengadilan HAM bagi Israel dari PBB, dan negara yang menamakan diri adikuasa –AS dan sekutu2nya.

Pertanyaan sekarang….. Apakah masyarakat dunia, negara adidaya –AS dan sekutu2nya buta terhadap pembantaian yang dilakukan Serdadu Israel terhadap bangsa Palestina dari detik ke detik? Apakah arogansi Negara adidaya –AS dan sekutu2nya hanya berlaku pada negara2 yang mayoritas dan berideologi Islam saja? Apakah Israel perpanjangan tangan negara adidaya dan sekutu2nya untuk membuat kekerasan di seluruh dunia, khususnya timur tengah?

Inilah pertanyaan yang tidak pernah ada jawaban secara tertulis di berbagai konvensi PBB, rekomendasi dan kerangka berpikir negara adidaya dan sekutu2nya. Di satu sisi negara adidaya dan sekutu2nya sangat cerdik dan lihai dalam mengagung-agungkan konsep HAM di seantero bumi ini. Mereka juga selalu peka dengan istilah perdamaian dunia sehingga suka mencampuri urusan dalam negeri negara berdaulat lainnya -yang seolah dewa penyelamat. Namun, apa yang dilakukan serdadu Zionis Israel terhadap rakyat Palestina –yang  menggunakan senjata canggih; tank2, rudal jarak dekat, corong mesiu, jet2 tempur, dsb –kenapa  negara adidaya dan sekutu2nya tidak bergeming, tidak mengagungkan dan menyuarakan HAM, tidak men-cap teroris dan tidak ada respon tanggap darurat soal penghentian pembantaian rakyat Palestina?

Dari kasus demi kasus, peristiwa demi peristiwa, provokasi demi provokasi yang diintervensikan oleh negara adidaya dan sekutu2nya, barangkali kasus pembantaian rakyat Palestina oleh serdadu Israel selalu premature. Mengapa hal ini terjadi? Karena Israel bin Zionis Yahudi adalah perpanjangan tangan negara adidaya dan sekutu2nya untuk membuat kekacauan dan kekerasan, bahkan melakukan pembantaian di atas bumi ini, khususnya terhadap negara2 yang berlainan ideology dengan mereka. Apa yang terjadi terhadap bangsa Palestina seolah-olah dilegalkan oleh negara adidaya dan sekutu2nya, tanpa ada aksi tanggap darurat, dan tanpa ada istilah teroris, pace, dan pelanggar HAM.

Prihal HAM, teroris, pelucutan senjata, embargo dan konvensi2 internasional lainnya buatan negara adidaya dan sekutunya yang dititahkan pada PBB hanya dikumandangkan, diberlakukan dan disiagakan bagi negara2 yang suka protes, dan kritik kepada mereka. Sementara bagi kaum teroris Zionis Israel dan negara2 bermental abusive lainnya yang tergabung dalam boneka negara adidaya dan koloni2nya dicuekin atau dibiarkan bermain sampai titik final. Tidak ada kumandang istilah HAM, teroris atau embargo apapun terhadap Israrel –sejak serdadu Yahudi itu mencaplok wilayah Palestina tahun 1974.

Karena itu, masyarakat dunia yang memiliki kerangka berpikir  damai, kesadaran sehat, jiwa empati yang tinggi –khususnya negara2 kawasan timur tengah perlu turun tangan untuk menghentikan keganasan serdadu Israel dalam membantai bangsa Palestina. Negara2 kawasan timur tengah perlu merapatkan barisan, menyamakan visi dan misi dalam bertindak menyelamatkan kawasan (jazirah) dari tumor ganas Israel. Bila anda semua (negara2) yang ada di timur tengah sibuk dan takut dengan manisnya provokasi negara2 pelindung Israel –melalui konteks HAM, teroris, embargo, melanggar konvensi2 internasional yang selalu diagung2kan mereka. Maka bisa diprediksikan ke depan, serdadu Israel akan semakin mengganas membantai seluruh rakyat di kawasan timur tengah, tinggal menunggu waktu saja.

Lihat saja, Irak negara berdaulat yang telah dibumi hanguskan oleh negara adidaya –AS dan sekutu2nya. Mental abusivenya negara adidaya tidak pernah padam, sebelum pengkritiknya dibabak belurkan. Anda lihat saja, gejala dan arah arogan negara adidaya tengah berpaling ke Iran –dengan dalih senjata nuklir Iran. Padahal sesungguhnya, secara psikologis negara adidaya sedang mengalami ketakutan yang luar biasa –atas bangkitnya negara berkembang menjadi maju. Selain itu, mereka juga takut akan kekompakan dan bersatu padunya negara2 kawasan timur tengah dalam satu visi dan misi mengkritik kebijakan2 luar negeri negara adidaya. Langkah kekompakan, solidaritas untuk menyelamatkan etnis, saudara dan bangsa serumpun di timur tengah adalah langkah progress, karena selama ini (sejak invansi Israel ke Palestina) tidak ada sikap dan tindakan tegas dari PBB, negara adidaya dan sekutu2 negara adidaya terhadap Israel. Karena memang, PBB, negara adidaya dan sekutu2nya tidak berdaya menghadapi Israel.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 Juni 2010 in Opini

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 327 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: